Sejarah

Sejarah Madrasah Aliyah Wahid Hasyim Petarukan

Madrasah Aliyah Wahid Hasyim Petarukan merupakan salah satu badan pelaksana pendidikan formal untuk tingkat atas yang berada di bawah naungan Lembaga Ma’arif Nahdhatul Ulama Majelis Wakil Cabang Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang.

MA Wahid Hasyim Petarukan adalah sebuah lembaga pendidikan formal yang sederajat dengan SMA. Lembaga tersebut bertujuan menyiapkan peserta didik untuk : meningkatkan pengetahuan siswa; melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi; mengembangkan diri sejalan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kesenian; mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial budaya, alam dan sekitarnya; menciptakan anak didik yang sholeh dan sholekha serta berpaham ahli sunnah wal jamaah; dan menciptakan regenerasi ulama.

MA Wahid Hasyim Petarukan berdiri pada tanggal 1 Juli 1985 berdasarkan surat dari Kanwil Departemen Agama Provinsi Jawa Tengah Nomor : WK/52/1444/1985. Sampai saat ini telah terjadi pergantian kepala sekolah enam kali dalam kurun waktu 23 tahun. Dalam jangka waktu tersebut keadaan MA Wahid Hasyim Petarukan sedikit demi sedikit mengalami kemajuan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya animo dan kepercayaan masyarakat sekitar untuk menyekolahkan putra-putrinya di MA Wahid Hasyim Petarukan. Pada tahun 1988/1989 MA Wahid Hasyim Petarukan menempati gedung sendiri, meskipun baru dua lokal yang terletak di jalam Raden Saleh Petarukan. Pada tahun ajaran 1999/2000 mengalami perubahan status dari “Terdaftar” menjadi “Diakui”, hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Nomor : E.IV/PP.03.2Kep/56/2000. Kemudian pada tahun 2005, sekolah tersebut mempunyai status”Akreditas C”. Pada tahun 2008 MA Wahid Hasyim Petarukan yang dipimpin oleh Dra. Lutfi Alngaini telah terakreditas C+.

Secara bertahap pada Januari 2010 MA Wahid Hasyim Petarukan menambah satu lokal tingkat sehingga jumlah ruang bertambah menjadi lima lokal. Hal tersebut diiringi dengan meningkatnya jumlah peserta didik menjadi 2 rombel. Dan pada tahun 2011, MA Wahid Hasyim Petarukan menambah satu lokal ruang kelas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar